Banyak yang menyepelekan peluang usaha ternak jangkrik! Padahal jika Anda mengetahui potensi bisnisnya, Anda akan tercengang betapa besar penghasilan yang bisa diraih dari usaha ternak jangkrik. Bahkan pernah dilaporkan harian Kompas, ada seorang pemuda yang berasal dari kota Cirebon dan merupakan alumnus ITB berhasil meraih omset Rp. 500 juta tiap bulannya dari berjualan hasil ternak jangkrik. Tentunya, hasil yang diperoleh tersebut tidak bisa dipandang remeh dan sebelah mata saja. Itupun dengan lokasi pemasaran yang masih terbatas di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Total omset tersebut berasal dari penjualan jangkrik untuk pakan burung, umpan pancingan dan ada memesannya untuk dijual kembali.

Pembudidayaan usaha ternak jangkrik

Membudidayakan ternak jangkrik ternyata juga memiliki trik tersendiri, karena tidak semua orang bisa melakukannya meskipun terlihat mudah. Berikut ini adalah langkah dan persiapan yang harus dilakukan dalam usaha budidaya jangkrik.

  • Menyiapkan wadah khusus dengan ketinggian tertentu dan permukaan yang licin, sebanyak 2 buah. Wadah pertama untuk pembenihan, sedangkan wadah kedua untuk pemeliharaan. Tujuan menggunakan wadah dengan permukaan yang licin agar jangkrik tidak mudah melompat keluar.
  • Gunakan alas pasir agar jangkrik lebih nyaman tinggal di dalam wadah. Tinggi alas pasir tersebut kurang lebih adalah 2 inchi atau 5 cm. Dan usahakan agar alas dari pasir tersebut dalam keadaan kering dan gantilah 1 – 6 kali dalam sebulan.
  • Siapkan bibitnya terlebih dahulu, pada tahap awal Anda bisa memulai dengan jumlah bibit 30-50 ekor jangkrik. Dan pastikan dari sekian banyak jangkrik tersebut ada betinanya. Jangkrik betina bisa dengan mudah dikenali dengan melihat ekor dan sayapnya, si betina akan memiliki ekor lebih panjang dan ekor yang sempurna dibandingkan dengan pejantan.
  • Pemberian makanan untuk jangkrik diusahakan menggunakan makanan yang kering, seperti sayuran bayam, kangkung, kentang dan buah-buahan. Selain itu juga siapkan wadah minum yang kokoh, agar airnya tidak mudah tumpah.
  • Perhatikan suhu yang baik untuk perkembangan si jangkrik, suhu yang direkomendasikan untuk jangkrik adalah suhu kamar 27 derajat hingga 32 derajat celcius
  • Tahap perkawinan, yaitu sekitar 2 minggu setelah pemeliharaan. Biasanya, telur-telur akan menancap di alas pasir tersebut. Segera angkat pasir-pasir tersebut untuk dipindahkan ke tempat yang baru
  • Selanjutnya, letakkan telur pada suhu 29 – 32 derajat celcius agar telur tersebut menetas, kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Setelahnya akan terlihat jangkrik yang mulai keluar dari pasir, kemudian letakkan di tempat penyimpanan yang baru

Pengembangan usaha ternak jangkrik

Secara umum, pemanfaatan jangkrik masih terbatas untuk pakan burung, umpan pancingan dan makanan ikan hias. Baru sedikit yang melakukan pengolahan terhadap produk jangkrik tersebut, misal diolah menjadi keripik ataupun produk lain yang lebih variatif. Dengan sedikit inovasi, bahkan jangkrik dapat diolah menjadi makanan yang tidak kalah enak. Dengan mengolah menjadi produk makanan berbahan jangkrik, maka pangsa pasar dapat diperluas.

makanan olahan jangkrik

Salah satu produk olahan makanan yang berasal dari bahan jangkrik. Jika diperhatikan ternyata jangkrik memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dengan penghasil protein hewani seperti telur, daging dan ikan. Agar produk lebih terlihat menarik, cara pengemasan produk pun harus diperhatikan dan lebih eye catching, serta produk ini akan menyasar ke segmen yang mana. Dalam hal pemasaran, tentunya pemanfaatan sosial media tidak bisa dilepaskan begitu saja. Karena saat ini, hampir semua produk memanfaatkan sosial media untuk memperkenalkan produknya.

Selain dibuat sebagai snack atau panganan, jangkrik pun bisa dimasak menjadi lauk pendamping nasi, banyak varian yang bisa Anda kembangkan. Mulai dari menambahkan rasa pedas, lada hitam, keju dan sebagainya.