Pin It

Karakter Yang Harus Dimiliki Pengusaha Sukses

Menjadi pengusaha yang sukses tidaklah semudah membalikkan tangan, perlu kegigihan, keuletan, intuisi agar dapat mencapai kesuksesan. Dalam menjalankan sebuah usaha memang membutuhkan proses yang tidak mudah, ada saja kendala dan hambatan. Entah itu mengenai bahan baku, proses pengerjaan sampai dengan cara memasarkan produk tersebut. Pada fase tersebut tidak sedikit pengusaha yang harus jungkir balik dalam mempertahankan usahanya, dan tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan. Seorang pengusaha yang memiliki karakter dan mental yang baiklah yang akan memenangkan kompetisi. Namun, karakter seperti apakah yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha sukses?

Karakter Pengusaha sukses

Tekun

Karl Albrecht merupakan orang terkaya di Jerman. Dia memiliki kekayaan sekitar US$23 miliar atau setara Rp306,4 triliun. Orangtua Albrecht merupakan seorang penambang dan tukang roti.

Meski berasal dari keluarga miskin tidak jadi hambatan baginya. Dengan penuh ketekunan akhirnya dia jadi pengusaha sukses dengan kekayaan triliunan rupiah.

Ingvar Kamprad pendiri ritel perabotan rumah tangga bernama IKEA, sempat berjualan dari pintu ke pintu dengan menggunakan sepeda. Dia pergi ke beberapa desa kecil di Swedia hanya untuk sekadar menjual ikan, pena dan pensil.

Kreatif

Kreativitas bisa menghasilkan berbagai inovasi, hasilnya dapat mendatangkan uang banyak. Beberapa inovasi bebuah kesuksesan dan uang banyak itu dialami oleh pendiri Google Sergey Brin dan Larry Page.

Sejek awal mendirikan raksasa internet itu mereka memang ingin mengusai dunia teknologi dengan mensin pencari.

Kemudian Steve Jobs dengan produk-produk Apple. Dia merevolusi industri gadget dengan iPod, MacBook, dan iPhone.

Dalam banyak kasus lain, ide kreatif menghasilkan sesuatu yang baru dapat menghasilkan miliaran rupiah bagi penemunya.

Berani ambil risiko

Tanpa risiko tidak pernah ada imbalan besar. Beberapa miliuner terkenal mengambil risiko sebelum menyentuh puncak kesuksesan. Bill Gates terpaksa harus drop out saat kuliah di Harvard untuk memulai bisnis Microsoft. Kini dia jadi orang terkaya karena software ciptaannya dipakai orang di seluruh dunia.

Banyak pengusaha lain mempertaruhkan hidup mereka demi ide di kepalanya. Mungkin tidak ada orang berani ambil risiko seperti George Soros. Dia dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam berspekulasi di bidang perdagangan mata uang.

Soros bertaruh US$10 miliar atau setara Rp133,2 triliun dalam perdagangan mata uang. Pada 1982 dalam waktu singkat dia berhasil meraup keuntungan US$1,2 miliar dalam perdagangan mata uang pound sterling. Akibatnya, saat itu sebagian perekonomian Inggris hancur.

Multi Talenta

Beberapa orang terkaya di dunia memperoleh modal dengan memanfaatkan keterampilan mereka. Uniknya keterampilan tersebut beda dengan usaha dirintisnya.

Misalnya, Kirk Kerkorian. Dia merupakan pendiri Las Vegas Strip dan MGM Studios. Modal pertama sebesar US$100 juta atau setara Rp1,3 triliun didapat dari hasil menjual bahan bakar pesawat.

Kemudian CEO Amazon.com, Jeffrey Bezos. Perusahaan dirintisnya merupakan toko online terbesar dan tersukses di dunia. Awalnya dia merupakan ilmuwan komputer di Wall Street. Kemudian memulai perdagangan lintas negara dengan bisnis itu.

Kesamaan antara dua miliuner ini memiliki sebuah keahlian khusus untuk merintis usaha di bidang lain.

Visioner

Pengusaha harus memiliki kemampuan strategis dan bisa melihat dengan perspektif jangka panjang. Kemampuan tersebut membawa beberapa pengusaha mencapai puncak kejayaan.

Misalnya, Jorge Lemann pendiri perusahaan perbankan, Banco Garantia. Perusahaan itu didirikan pada 1970. Merasa puas dengan perusahaan investasi perbankan, kemudian dia melirik potensi industri minuman keras.

Dengan perencanaan matang, dia membeli tempat pembuatan bir di Brasil. Perusahaan pembuatan bir itu bagian dari perusahaan bergerak di sektor konsumsi, InBev.

Lemann menguasai mayoritas saham dari perusahaan tersebut. Saat ini dia jadi orang terkaya ketiga di Brazil.

%d bloggers like this: