Pin It

Hal Penting Dalam Memulai Bisnis Fashion Online

Akhir-akhir ini banyak sekali pengusaha yang memanfaatkan online sebagai salah satu altenatif dalam merintis sebuah bisnis. Salah satu alasannya adalah konsep ini banyak sekali menawarkan keunggulan. Selain modal yang dibutuhkan tergolong ringan, jangkauan pasarnya pun menjadi lebih luas. Bahkan Anda pun bisa memulai sebuah bisnis tanpa harus memiliki produk sebelumnya. Jelas konsep seperti ini sangat menarik bagi Anda yang kebetulan memiliki keterbatasan dana. Hal ini pulalah yang memicu kelahiran hijup.com dan belowcepek.com, yaitu dengan memanfaatkan kekuatan pemasaran online.

memulai-bisnis-online

Untuk merintis hijub.com, Diajeng Lestari (pemilik hijub) hanya bermodalkan Rp. 5 juta saja. Memang tidak besar karena kebetulan sang suami juga ikut membantu mengerjakan websitenya. Masa memulai bisnis online ini merupakan pengalaman baru bagi Diajeng, bahkan dia sendiri belum begitu faham apa resiko dan bagaimana perkembangan bisnis tersebut ke depan, untuk itulah investasi yang ditanamkan oleh Diajeng sangat hemat.

Bisnis online tersebut memungkinkan seorang Diajeng memiliki ruangan kantor yang mungil, kantor pertamanya hanya berukuran 3×3 meter dan dengan dibantu 2 karyawan yang mengerjakan administrasi dan gudang.

Berbeda dengan Diajeng, Riana pemilik belowcepek.com memulai bisnis online dengan modal yang relatif besar yaitu Rp. 100 Juta. Dia menganggarkan biaya Rp. 50 juta untuk pembuatan website, menurutnya saat ini biaya sebesar itu tidak akan cukup untuk membuat bisnis e-commerce.

Penghematan biaya operasional dalam memulai bisnis fashion dapat dilakukan pada saat awal membangun usaha, kuncinya pemilik usaha mau terlibat aktif dalam usaha tersebut secara langsung. Misal dengan menjadi stylist dan mengkoordinir pemotretan sendiri dalam menampilkan produk-produk baru, hal inilah yang pertama kali dilakukan oleh Diajeng. Begitu juga dilakukan oleh Riana, yang saat ini telah mempekerjakan 6 orang , namun untuk setiap sesi pemotretan produk baru langsung di bawah arahannya. Bahkan kadang tidak jarang, Riana sendiri menjadi model yang mengenakan produk belowcepek sendiri.

Untuk sukses dalam menjalankan usaha fashion melalui online, pemasaran merupakan salah satu hal yang paling penting untuk dijalankan melalui strategi yang tepat. Oleh karena itu, banyak diantara pelaku usaha online yang memilih untuk tidak memperoduksi sendiri produk yang dijualnya. Baik Ajeng maupun Riana melakukan hal yang sama yaitu mengandalkan pihak ketiga untuk didisplaikan pada gerai online milik mereka. Untuk itu, seleksi terhadap kualitas produk merupakan salah satu kunci sukses lainnya dalam menjalankan bisnis ini.

Selain kualitas yang harus dalam kondisi sangat baik, kreativitas, inovasi dari produk merupakan hal yang menjadikan pembeda gerai online yang mereka kelola dengan gerai-gerai online lainnya.

Dalam menjalankan bisnis fashion online, informasi lengkap sebuah produk yang akan dijual merupakan hal yang wajib diinformasikan dalam website. Selain menghindari kesalahan dalam order oleh pembeli, informasi tersebut juga memberikan rasa trust kepada calon pembeli. Sehingga, calon pembeli tidak akan ragu untuk membeli produk-produk tersebut.

%d bloggers like this: