Adalah Klastik Footwear yang merupakan bisnis sepatu yang digagas oleh 3 Mahasiswa ITS pada tahun 2011, dengan ciri khas sepatu homemade dengan memasukkan ornamen etnik batik didalamnya. Mereka adalah Tyas Ajeng Nastiti sebagai CEO, membesarkan Klastik Footwear bersama dengan dua rekannya yaitu Alifta Ainin Qalbi sebagai Chief Marketing Officer dan Firjaun Faris sebagai Brand Manager. Usaha yang mereka rintis tahun 2011 yang lalu, kini semakin besar dan berkembang.

Prestasi yang menggembirakan adalah saat Klastik Footwear menerima penghargaan bergengsi Wirausaha Mandiri 2013 untuk kategori mahasiswa bidang kreatif, dan terpilih menjadi 25 merek yang tampil pada Palapa Exhibition di London.

Saat ini, Klastik Footwear memanfaatkan pemasaran online melalui website klastikfootwear.com yang dibantu dengan berbagai akun media sosial, seperti instagram dan facebook. Selain itu, Tyas sendiri juga menerapkan sistem konsinyasi ke berbagai distro dan store, juga aktif di berbagai pameran kreatif. Justru melalui sosial media tersebut, brand Klastik Footwear dikenal luas. Konsumen rata-rata wanita, usia 19-27 tahun, yang menyukai fashion etnik namun moderen. Animo tinggi pasar mendorongnya berambisi menjadikan brand sepatu garapannya ini menjadi brand internasional.

Meskipun masih baru, Klastik Footwear ini tergolong sangat pesat kemajuannya. Tidak mengherankan apabila omset tahunan mereka tembus di angka 600 jutaan.